Tetapkan niatmu

Sudah Benarkah Niatmu

Sudah Benarkah Niat KitaAssalammualaikum wr.wb.

Tetapkan dan Benarkan Niat -Sudah seminggu ini saya tidak menulis artikel di blog Salam BK, dikarenakan ada beberapa PR yang harus saya selesaikan dan sampai sekarang pun itu masih belum selesai, karena kemungkinan PR saya ini akan semakin tambah banyak. Jadi, saya mohon maaf apabila terlalu lama mengupdate tulisan terbaru. Saya usahakan seminggu atau dua minggu sekali untuk mengupdate tulisan terbaru.

Pada tulisan kali ini saya ingin membahas tema tentang  Benarkan Niat Dalam Beramal, karena “innama a’malu biniyati” sesungguhnya amalan itu tergantung dengan niatnya. Oleh sebab itu hal yang perlu kita tata dalam mengerjakan suatu amalan adalah niat.

Didalam mengamalkan sesuatu tentu bagi orang-orang iman pasti ingin selalu niat karena Allah, tetapi terkadang tanpa sadar kita bukan hanya niat karena Allah saja namun juga ada niat selain Allah, seperti mengharapkan sesuatu yang bukan dari Allah, tetapi mengharapkan sesuatu dari manusia. Hal yang seperti ini harus kita waspadai dan perlu dibenahi, terkadang karena terbawa suasana kita pun bisa menjadi lupa dengan niat awal kita.

Suatu amalan yang diniati bukan karena Allah tidak akan dibarokahi dan tidak diterima amalannya.

Innallaha layaqo’balu minal amal illa ma kana lahu kholishon wabtughiya bihi wajhu

Sesungguhnya Allah tidak akan menrima suatu amalankecuali apa-apa (amalan) yang dikerjakannya itu murni karena Allah dan mengharapkan wajahnya (surga). “HR.An Nasa’i”

Bahkan nanti ketika diakhirot orang-orang yang mengamalkan sesuatu tidak niat karena Allah atau ada juga niat lain dari selain sewaktu mengamalkan di dunia dulu maka hanya Allah perlihatkan saja amalannya sewaktu di dunia, seperti melihat sinetron atau film. Jadi, sangat rugi jika kita mengerjakan suatu amalan tanpa diniati karena Allah atau mempunyai dua niat yaitu niat karena Allah sekaligus niat karena menginginkan/mengharapkan sesuatu yang bukan dari Allah.

LOH, Kenapa Kok Rugiiiii ???

Baiklah, disini akan saya berikan gambarannya yang simple dan real 100%…

Jika Anda mendatangi suatu pengajian atau suatu acara yang masih dalam lingkup agama, kemudian didalam acara tersebut tidak hanya ada tausyah agama tetapi juga ada wejangannya atau makanannya yang uenak-uenak dan mubalighnya/ustad yang menyampaikan tausyah tsb juga guanteng banget…pokoknya guanteng dah… apalagi kayak saya guantengnya 🙂

Maka supaya mendatangi pengajian atau acara tersebut diniati karena Allah, karena jika tidak diniati karena Allah, mungkin niatnya karena ingin makan gratiiissss dan melihat ustad nya yg guanteng kayak saya…khusus buat para cewek. Maka semua yang Anda kerjakan itu sia-sia karena Anda sudah mempunyai niat lain dari selain Allah sehingga Anda tidaklah mendapatkan pahalanya tetapi akan mendapatkan kerugian yang sangat besar.

Kerugian yang Anda dapatkan jika tidak diniati karena Allah ???

1.       Anda sudah pasti tidak mendapatkan pahala dan yang Anda lakukan itu sudah termasuk kedalam perbuatan syirik ghouf yaitu syirik yang tersembunyi, mengamalkan dengan niat karena Allah tetapi juga ada niat lainnya atau tidak niat karena Allah tetapi ada niat lainnya.

2.       Anda belum tentu mendapatkan makanannya, kalo gak kebagian gimana..hayoo.. misalkan makanannya gak enak gimana..hayoo.. Anda pun pasti akan kecewa. Dan jika ustadnya gak seguanteng kayak saya gimana..hayoo…  🙂 pasti Anda kecewa karena tidak sesuai dengan yang diinginkan.

3.       Timbul rasa penyesalan dihati Anda apabila keingnian yang Anda impikan tak sesuai dengan yang diharapkan. Sehingga bukannya rasa ikhlas yang diterima tetapi malah timbul rasa kekecewaan.

Diatas, saya sudah menjelaskan kerugian bagi orang yang mengerjakan suatu amalan tidak niat karena Allah, dan dibawah ini saya juga akan menjelaskan keuntungan bagi orang yang mengerjakan suatu amalan dengan niat karena Allah.

Keuntungan yang Anda dapatkan jika diniati karena Allah ???

1.       Yang pertama Anda sudah pasti dibarokahi Allah dan mendapatkan pahalanya.

2.       Anda akan mendapatkan makanannya kalo kebagian dan seumpama makanannya kurang enak maka Anda tidak akan  merasa kecewa karena niat Anda karena Allah. Dan jika ustadnya pun tidak seguanteng saya, Anda pun tidak akan merasa kecewa karena niat Anda hanya mengharapkan pahalanya Allah.

3.        Tidak ada rasa penyesalan di hati Anda apabila didalam acara tersebut tak sesuai dengan yang Anda bayangkan sebelumnya, karena yang Anda kerjakan benar-benar diniati karena Allah.

Jika kita mengharapkan sesuatu dari manusia, maka persiapkanlah diri kita untuk menerima rasa kecewa. Tetapi jika kita mengharapkan sesuatu hanya kepada Allah, maka persiapkanlah diri kita untuk menerimanya dengan cara meningkatkan ibadah kepada-Nya karena yang Allah berikan akan jauh lebih baik dan lebih barokah yang tidak bisa Anda bayangkan dan Anda duga-duga, tentu Anda pun harus benar-benar dalam beribadah atau berjuang didalam agamanya Allah supaya hadiah yang Allah berikan pun juga benar-benar dahsyat. Maka dari itu  Benarkan Niatmu.

Salam Berbagi Kebaikan